Jun 17
Stumbleupon
Technorati
Delicious

Benar-Benar Mabok…

Disclaimer: Misuh-misuh yang tertunda hampir 3 minggu lamanya dan baru terpublish sekarang. Huhuhu…

Akhir-akhir ini saya dipusingkan dengan masalah idealisme mahasiswa. Sampai dengan saat ini pun ketika pemerintah telah mengumumkan kepastian kenaikan harga BBM, masih banyak saja aksi-aksi mahasiswa turun jalan.

Oh, saya akui bahwa saya juga seorang mahasiswa yang peduli dengan perkembangan berita. Tapi, kalau saya disuruh berbicara, jelas saya tidak mendukung dengan apa yang dilakukan kebanyakan kalangan yang amat berlebihan. Saya juga sadar bahwa kenaikan harga BBM berimbas pada semua sektor, dari yang kaya sampai miskin.

Tapi tidakkah kita mau memahami kondisi negara kita? Kalau kata dosen politik saya, subsidi minyak yang dikeluarkan pemerintah ialah subsidi yang paling besar jumlahnya dibanding dengan subsidi-subsidi lainnya. Di saat harga minyak dunia yang makin mahal per barelnya, amatlah tidak mungkin bila pemerintah mati-matian untuk tidak menaikkan harga BBM. Ya ya… Saya tahu bahwa suatu ketika pemerintah pernah berjanji tidak akan menaikkan harga BBM, tetapi kondisi sekarang ini memaksa pemerintah untuk melakukannya. Jangan buat negara susah hanya untuk mensubsidi BBM walau rakyatnya juga susah. Ah, saya ndak bisa menjelaskan lebih lanjut dan detilnya, tanya dosen aja sanah…

Kalau kita lihat di berita-berita, kita juga dapat melihat aksi-aksi mahasiswa yang sebagian besar amat tidak simpatik. Kalau sudah seperti itu biasanya mereka menyalahkan pemerintah, dan polisi tentunya. Polisi, sebagai aparat keamanan, sudah berkewajiban untuk mengamankan jalannya aksi-aksi tersebut. Aparat tentu saja tidak akan bersikap represif andai para pendemo melakukan aksinya dengan damai. Silakan saja berdemo, toh dalam sistem demokrasi mungkin bisa dibilang hal itu sah-sah saja. Saya juga ndak anti demo kok. Tapi jangan gunakan cara “mahasiswa geblek” untuk berdemo.

Buat apa sih kalian melakukan aksi mogok makan?? Buat apa haah?? Cuma menyusahkan diri kalian saja. Yang sakit kalian-kalian juga. Sudah, cukup apa yang kalian lakukan itu. Saat ini mengiba dan mengemis dengan cara mogok makan tidaklah mendatangkan solusi!

Bukan cuma mahasiswa saja, kalangan masyarakat lain pun ikut-ikut terbawa arus. Supir-supir angkot pun melakukan demo mogok meminta kenaikan tarif angkot. Ya ya, kenaikan tarif tersebut saya rasa memang rasional sebagai penyeimbang kenaikan harga BBM. Tapi apa tidak bisa untuk bersabar sedikit untuk menerima ketetapan dari ORGANDA?? Buat apa kalian berdemo?? Hey, bangun! Uang gak akan datang dengan berdemo kecuali kalau kalian itu disogok pihak yang berkepentingan. Tidak tahukah kalian kalau apa yang kalian lakukan itu amat menyusahkan warga. Jalanan macet, becek, gak ada ojek…

Beberapa hari lalu sewaktu saya naik angkot, saya berbicara sebentar dengan sopirnya…

Tarifnya udah naik, Mas?
Udah. Naik 500 rupiah.

Tarifnya mulai naik sejak kapan toh?
Sejak hari Senin kemarin sudah naik. Dinaikin sendiri. Kalo nunggu pusat mah bisa-bisa udah bangkrut duluan kita.

Yah, mendingan dinaikin sendiri ya Mas daripada demo mogok?
Aaah… Demo mah gak guna. Daripada demo mendingan nongkrong aja di rumah. Lagipula buat apa coba demo? Mustinya tuh kalo demo bukan minta untuk naikin tarif angkot!

Lho, jadi demo mustinya buat apa toh, Mas?
Mustinya tuh sopir-sopir yang demo minta pemerintah supaya gak naikin harga BBM untuk angkot-angkot umum. Yah, disubsidi gitu lah. Percuma juga minta naikin tarif angkot, penumpang juga udah semakin sepi. Kalau harga BBM untuk angkot gak dinaikin kan mungkin penumpang bakal lebih banyak lagi yang pake angkot. Mungkin juga yang tadinya pada make motor buat pergi bakal beralih ke angkot juga. Tapi ya daripada demo mending diem aja lah di rumah nyari kerja serabutan yang lain.

Hmm… Setuju saya sama sopir angkot yang satu ini! Setidaknya saya setuju kalo sopir angkot itu ndak musti demo mogok…

Apa lagi yang kalian koarkan hah?? BLT?? Hoy hoy… Buka telinga kalian baik-baik! Saya sendiri sudah sering mendengar bahwa BLT dilaksanakan pemerintah bukanlah sebagai solusi atas kenaikan harga BBM, tetapi sebagai penyeimbang bagi warga miskin agar dapat meringankan imbas dari kenaikan harga BBM tersebut. Bukan sebagai solusi untuk seluruh rakyat Indonesia! Buat apa kalian protes hah? Sewaktu jalan kemarin, saya ngeliat spanduk yang bertuliskan “Udah naik mobil pribadi sendiri, ngantri di tempat BBM bersubsidi pula. Kami gak RAME tuh. Eh, giliran BLT dikeluarin untuk warga miskin, kok kalian malah RAME!”

Dalam pelaksanaannya, BLT memang terdapat kekurangan. Tapi kalau terus dicecar seperti itu gimana mau berbenah??

Saya malu… Saya malu mendengar opini dari seorang anak kelas 1 SMK yang menelepon acara Suara Anda di Metro TV. Dia sedikit memberikan sindiran kepada kita semua dengan berucap bahwa pada jaman sekarang, kaum-kaum muda dan intelek justru terlihat lebih membuat susah negara dengan tindakan-tindakannya. Padahal, dulu sewaktu jaman kemerdekaan, para pemuda merupakan urat nadi pergerakan yang BENAR-BENAR mendukung negara agar dapat berjalan ke arah yang lebih baik.

Huuh… Sudah, jangan kalian tuntut lagi negara. Jangan kalian tanyakan apa yang telah negara berikan pada kalian, tapi tanyakan pada diri Anda sendiri tentang apa yang sudah Anda berikan untuk negara! Jangan warnai nuansa dan semangat kebangkitan nasional ini dengan tindakan-tindakan yang membuat kondisi makin tidak kondusif. Keputusan kenaikan harga telah diambil, kita tidak bisa mengharapkan agar waktu berputar terbalik. Jalani saja, lebih baik gunakan energi kalian untuk belajar giat agar kelak salah satu dari kalian dapat menjadi pemimpin bangsa yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta dapat memenuhi ekspektasi seperti apa yang selama ini kalian “perjuangkan” sekaligus merasakan sulitnya menjadi seorang pemimpin bangsa hingga akhirnya kembali didemo oleh para militan-militan generasi berikutnya.

Hee?? Ada yang bilang saya aneh?? Kenapa saya menulis tulisan seperti ini?? Ya, saya kesal! Gara-gara aksi kalian saya jadi tidak bisa kuliah karena lingkungan tidak kondusif! Memang kenapa kalo gak bisa kuliah, bukannya enak?? Enak sih enak, tapi kalo gak kuliah gimana mau cepet lulus?? Lha emang ada apa dengan cepat lulus?? Kalo saya gak cepet lulus saya gak bakal bisa nikah tau! Uhuhuhu…

—————————-

Konferensi Pers:

Sedang dalam tahap BERHENTI SEJENAK. Sedikit lagi…

Lelah


Posted by adit-nya niez at 12:59 pm - 1,077 views

119 responses for this post

edy
17 June 2008 - 1:09 pm

jadi… kapan nikah? :-\”

niez-nya adit
17 June 2008 - 1:12 pm

iya tuh…gara2 demo Sayang mesti bolak-balik rumah-kampus tanpa hasil, plus gondok pulak…kan cape…uhuhuhhuu…

jadi ga sabar nunggu cepet lulus… :”>

Haduuuu, lelah ya, sayang ?? sinih tak pijitin… :x

niez-nya adit
17 June 2008 - 1:13 pm

Oiya, untung tarif kereta ga ikutan naik ya, sayang… :D

adit-nya niez
17 June 2008 - 1:15 pm

@edy:
Secepatnya… :D

@niez-ku:
Uhuhuhu… Yuuk pijet2an, sayang… :D
Ihihihi… Klo tarif kereta naik tak naik delman aja ;))

oRiDo™
17 June 2008 - 2:13 pm

walo bagaimana tetep lah perlu di demo..
klo dibiarin, ya bisa2 semakin di injek2 tuh rakyat..

seharusnya ikutan demo, tapi bukan utk masalah BBM, tapi demo kenapa kok diliburkan..
:-)

Donny Reza
17 June 2008 - 2:59 pm

Saya kok melihat mahasiswa sekarang Spiritnya udah beda, lebih cenderung anarkis … apa produk UN ya? *hihi*

ulan
17 June 2008 - 4:20 pm

tapi tetep enak naik motor dari pada naik angkot, kalo jalan suka ngawur, kadang kayak siput juga,

Riyogarta
17 June 2008 - 4:44 pm

Mungkin perlu diadakan penelitian bahwa yang ikutan demo itu hanya sekian persen saja yang benar2 ingin menyampaikan suara rakyat, selebihnya kelihatannya hanya ikut2-an. Sayang sekali, apalagi dibarengi dengan tindakan-tindakan yang tidak simpatik :(

Nazieb
17 June 2008 - 5:26 pm

Walaaaahhh…
Lama gak posting, sekali posting, basbang…

*siyul-siyul (emoticonnya ndak jalan)

rifa
17 June 2008 - 7:51 pm

trs, apa yg sudah kau lakukan saudara praditya?? :-?

~ya elah,, teteup, (lirik penutup postingan ini)

aRuL
17 June 2008 - 9:18 pm

bagi saya berdemo adalah salah satu cara untuk menyampaikan aspirasi…
kalo caranya yangtidak nyaman buat masyarakat itu bagi saya yang tidak baik. :D

cK
17 June 2008 - 9:43 pm

kenaikan BBM juga berasa banget nih. naik bajaj udah gak bisa nawar murah lagi… :(

GiE
17 June 2008 - 9:44 pm

BBM naik,
negara Boro-Boro Maju.
jadwal nikah,
Bisa-Bisa Mundur!

kwe kwe kwe… :))

Hayooo…
Buruan kawin, dit…
Jangan lupe undang2 kite2 yok.. :P

jimmy
17 June 2008 - 10:20 pm

nah kalo semua orang pikirannya seperti adit pasti damai deh.. demo memang lebih banyak ruginya, udah demo cape2 dan pake kena pukul pula, harga bbm juga gak mungkin diturunin.. 2 kali rugi kan?

so putiful
17 June 2008 - 10:32 pm

Ahhhh… LEgaaa…!! :D kirain dakuw sajah yg ‘kebelet’ nikah… Ternyata ada teman satu ‘club’… Join da Club.. Tp bedanya klo situw calonnya udah jelas, kalo saya, sangat tidak jelas…Bwahkhakhakhakhak… :))
Hmmh.. berarti gak jadi satu club yak… :|

^_^

atrix
17 June 2008 - 10:37 pm

iya heran, kalo mhsw mau kontribusi ke masyarakat ya aktif dong di lapangan, jangan biasakan demo (alias bolos kuliah) nunda kelulusan, dan memperbesar beban biaya kuliah dr ortu. http://www.praditya.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif

uthie
18 June 2008 - 6:17 am

dit, ini tah postinganmu yang belum sempat terpublish? ;))

gyahahahaha… dikira mikir negara itu gampang apa, sampe menghujat presiden. yes, yg demo itu manja. kayak ga ada usaha laen aja. BBM-nya blom naek aja udah pada demo. dikira duit jatoh dari langit apa. ya kalo mau berduit, ya usaha.

satu lagi. kalo mau dapet haknya, jalankan dulu kewajiban ;))

aLe
18 June 2008 - 9:14 am

Huhu, lama trpendam,
Pasti abis publish lngsung pLong :D

annmolly
18 June 2008 - 9:51 am

untungnya biaya koneksi ngga ikut2an naik :-)

suprie
18 June 2008 - 10:00 am

sama , saya juga menanyakan itu… Demo sebenernya untuk siapa ??

detnot
18 June 2008 - 11:12 am

kalo lom demo belom berasa jadi mhswa :D:D:D:D

detnot
18 June 2008 - 11:13 am

wew komen saya di anggap spam jeng

abee
18 June 2008 - 12:59 pm

udah di bilang cepetan kawin sebelum BBM naik kok malah ngeyel…. :-w

waterbomm
18 June 2008 - 1:53 pm

sekarang iklannya dah berubah..
bukan lagi..
“ayoo.. sekolah..”
tapi..
“ayoo.. berdemo…”

piss, love and gaul buat para mahasiswa

Adis
18 June 2008 - 2:31 pm

Jadi lu lama gak posting karena nyari trackback yang berkualitas ya? Emang gak salah pilih lu dit,artikel trackback nya mantep banget!! :D

Rystiono
18 June 2008 - 3:03 pm

Sekarang saatnya mandiri…

Ayo bikin listrik sendiri…menghemat BBM…cari duit dikreatifin…tapi tetep yang halal ya….

iis sugianti
18 June 2008 - 4:57 pm

weh, lagi kesel ya Mas Adit? Kenapa gak minta pijet ma Mbanya…? (OOT dikit, dikit aja kok…)

memble
18 June 2008 - 5:11 pm

gendeng tuh yang mogok makan lha sementara yang disana koar koar anti kelaparan :-o

huda
18 June 2008 - 5:23 pm

Pokoknya masing-masing harus dapat bersikap bijak. Gak mahasiswa, gak masyarakat, gak pemerintah.

ridu
18 June 2008 - 6:45 pm

hari gini masih bahas demo BBM..

*siul-siul..

ridu
18 June 2008 - 6:46 pm

komeng gw gak masuk yak??

Fikar
18 June 2008 - 7:02 pm

BBM lg ????? walah2

Dino
18 June 2008 - 8:51 pm

Setuju..
Demo lama-lama gak ada gunanya.
Mending nulis blog dengan memberikan solusi.
Mahasiswa pendemo jaman sekarang udah gak pake otak, lebih banyak mengeluh daripada mencari solusi.

azkaa,,
18 June 2008 - 9:48 pm

kalo saya, sering ikut demo karena tuntutan profesi.. kan ceritanya jurnalis kampus, hhe.. lagian selama ga ada huru-hara, demo itu asyik kok.. seruu.. hha..

ika
18 June 2008 - 10:06 pm

sebenernya kalo pemerintah mau serius nanganin korupsi, harga bbm ga perlu naek kok, duit korupsi khan bisa buat nambal apbn. tapi pemerintah kita emang ga tegas,,payah. gimana negaranya mau maju, terus terang aja satu2nya hal yang bikin saya malu jadi warga negara indonesia ya karena korupsi nya ya super edan itu..hhhhhhhh

ika
18 June 2008 - 10:09 pm

wedew,,barusan udah komen,kok ga masuk ya..btw bbm ga perlu naek kalo pemerintah tegas soal korupsi.. itu sudah

ika
18 June 2008 - 10:10 pm

eh duah masuk ding,,hihihi kalo gitu tiga kali berturut2! maklum dah lama ga komen disini bro,,hehe

iphan
19 June 2008 - 6:58 am

betul-betul…! daripada demo ndak guna gitu mending belajar, ato cari sambilan buat ngurangi beban orang tua. Kita, gak boleh menutup mata. Kalo memang harga minyak dunia naek, masak kita ndak mau tau… harusnya kita juga memberikan solusi. jangan cuman demo. nuntut ini, nuntut itu…

mitra w
19 June 2008 - 8:19 am

pinter tuh supir angkotnya.

Sebenarnya memang transportasi tuh musti murah. Kasian prasarana kayak jalan dll, ga kuat menampung banyaknya kendaraan yg makin membludak klo orang2 pada pke kendaraan pribadi semua. Tapi perkaranya juga ga hanya murah doang, tapi juga harus nyaman dan tepat waktu… baru deh orang2 mau pke angkutan umum.

erander
19 June 2008 - 8:29 am

Misuh-misuhnya tertunda sampe tiga minggu gara-gara banyak yang demo ya Dit .. sampe-sampe ga hanya ga bisa kuliah tapi ga bisa postingan hahaha :lol:

Pantesan .. jadi jarang kopdar-an lagi ya? ato jangan-jangan bukan karena banyak nya demo deh, tapi lagi sibuk pacaran .. ayooo ngaku :d/

almascatie
19 June 2008 - 8:48 am

bener-bener telah\t… *curiga*
jangan2 kompornya si niez jarang dibeliin bensin yah :-?

tintin
19 June 2008 - 10:49 am

sip .. benul .. mending nggak demo .. tapi nasehati dengan baik .. :D

btw ayo ndang lulus ndang nyebar undangan .. hehehe

AngelNdutz
19 June 2008 - 11:25 am

deskripsinyah kek ngeden ajah :P

tintin
19 June 2008 - 12:46 pm

dah tak update linksnya .. :D

toim
19 June 2008 - 1:29 pm

hidup adalah perubahan…
perubahan harga BBM maksudnya :D

gempur
19 June 2008 - 1:29 pm

yah, BBM lagi… benar-benar mabok kita semua dibikin pusing ma BBM.. ya sudah, sabar aja di rumah

gempur
19 June 2008 - 1:31 pm

adakah komengku tertelan aki-aki…?? Oh mai gat

away
19 June 2008 - 1:58 pm

sabar dit….
makanya cepeten lulus biar cepet nikah

:D

ratna
19 June 2008 - 4:27 pm

mikirinnegara …pusiiinnggg..mending mikirin cepet nikah aja…uenak lho :d

goes
19 June 2008 - 4:27 pm

Ho ho… Segitu emosi-nya Dit gara-gara tanggal di Undangan Bergeser. Hehehe…. :lol:
Ilham aja adem bahkan lg menyendiri abiz di-putisin :shock:
*hoax…banggettttttt*

Tapi jangan gunakan cara “mahasiswa geblek” untuk berdemo.

Loh !, gw pikir kamu yang mimpin gerakan ntu, yang pernah dateng kekampus gw buat ikutan gabung. :mrgreen:

Tenang aja Dit… Endonesia biasanya hanya ang’et paling lama 3 bulan, bahkan sekarang dah sepi-kan ?
Percaya aja… Orang Endonesia Mampu ko BERTAHAN dan BERSAING dengan keadaan. ;)

Eriek
19 June 2008 - 5:00 pm

saya pun sebenarnya prihatin dengan aksi-aksi mahasiswa menentang/menolak kenaikan BBM yang sudah diputuskan pemerintah beberapa waktu lalu. sampai-sampai aksi mereka menghalangi arus lalu lintas sehingga membuat jalan menjadi macet. tentu saja membuat orang lain yang melalui jalan itu kesal kan?

katanya mereka membela rakyat, tapi kok malah menyengsarakan rakyat yang lewat di jalan itu? memang prihatin. dilematis juga melihat cara-cara mereka mengatasnamakan pro-rakyat dengan demonstrasi di sana-sini.

jika pun ada solusi yang bisa ditawarkan kepada pemerintah, itulah seharusnya diberikan. sebenarnya inginnya mereka membuka forum terbuka diskusi dengan pemerintah. sayangnya, tak pernah dilakukan dan hanya kalangan terbatas.

mari membangun Indonesia ini menjadi bangsa yang berbudi luhur dengan menunjukkan mahasiswanya berbudi luhur juga.
*loh kok kayak promosi universitas ya. hehehe…. :D

achoey
19 June 2008 - 6:03 pm

oh jadi buntut-buntutnya pengen cepet nikah ya
dasar pinter nih Adiet :)

rani!
19 June 2008 - 6:04 pm

ya ampun..ujung2nya nikah juga ;))

adit
20 June 2008 - 1:27 am

padahal sy serius membaca paragraf demi paragraf sambil mengangguk-ngangguk dan menggumam “hmm bener juga yah”….

etapi di akhirnya itu loh, ujung2nya koq nikah…… nggak nyambung he he :D

btw, met kenal mas

fauzansigma
20 June 2008 - 2:15 am

humm, talk about BBM naik lagi nih.. saya diem aja deh..

tapi yang jelas.. kalo setiap orag hanya mementingkn kepentingan diri sendiri yah, kayak gini jadinya..

demo, itu kan memang dijamin oleh2 undang2,, tinggal bagaimana bentuk dari Demo itu…

pudakonline
20 June 2008 - 11:03 am

Hm.. saya pikir itu semua hanya cara saja, lantaran ruang aspirasi tersumbat, ekses sebagai ketidak setujuan naiknya harga-harga, dan demo itu sendiri juga menghasilkan ekses yang lain, selama dilakukan dengan cara-cara elegan, saya rasa masih dalam batas kewajaran.

Sejarah tidak akan melupakan, reformasi juga dihasilkan dari demo-demo mahasiswa.

wah… komen saya semakin jauh dari topik

yudi
20 June 2008 - 11:20 am

rupanya akar permasalahan postingannya adalah masalah nikah ya hehe :mrgreen:

oya setuju kalo kita juga mesti ngeliat dari sisi pemerintah

Ina
20 June 2008 - 12:12 pm

aku juga bilang apa…!
nga usah kuliah, langsung nikah aja.

gitu aja kok repot. :-\”

*icon smileynya bermasalah ya,dit?*

Ina
20 June 2008 - 12:14 pm

comment ku kok nga ada???

:((

SiCunit
20 June 2008 - 12:56 pm

Hhmmph… demo emang useless sekarang-sekarang ini, apalagi demonya ke kantor pemerintahan.
Kalo mau demo, kayak 98 gih! Demonya ke pasar-pasar. Kalo pasar rusuh, mau nggak mau pemerintah akan bergerak. Mikir deh. Hahaha…

zam
20 June 2008 - 4:17 pm

saya Walk 2 Work.. :D

shei
20 June 2008 - 4:17 pm

Iyah…
saia juga ndak sepakat kalo ada demo-demoan..
tapi gimana lagi??
kalo ndak gitu, pemerintah juga ndak denger..
emang minta di’korek’ telinganya :P

ama
20 June 2008 - 7:57 pm

harusnya postingannya tunggu hari sabtu aja… biar genap sebulan “libur” nya…

peduli BBM juga ya… sama dong
*semoga linknya berfungsi…. kalo nggak ya hapus aja…

galih
21 June 2008 - 12:21 pm

daripada demo,mending kasi kontribusi apa kek gt..

galih
21 June 2008 - 12:22 pm

daripad demo, mending kontribusi apa kek gt.. :)

antown
21 June 2008 - 6:41 pm

waaa… blom diupdate hihihih

ayo semangat!!!

Supermance
22 June 2008 - 12:07 am

kampus ku terkenal gak pernah mau kalo di ajak demo, bahkan waktu kerusuhan Mei pun gak mau,,,,padahal deket trisakti, hayo tebak … hehehe

*btw smiley nya kok gak bisa di klik ya?

mbelGedez™
22 June 2008 - 6:50 am

Ya udah, ndak usah mbeli bengsin, ndak usah naek mongtor, ndak usah kemana-mana…..

deniar
22 June 2008 - 9:14 am

Tenang dit…. nikah itu udah ada rejekinya masing2…

ai
22 June 2008 - 9:22 am

pasca reformasi mahasiswa cuman bisanya demo doank /:)

andri
22 June 2008 - 9:48 am

ya itu lah dilemanya pemerintah.. kasian juga lama” klo digituin terus,, ngga ada yang bisa ngerti,.. tapi tetep i dont know.. i hate them.. bukan karena BBM tapi karena kelakuan mereka.. ya walaupun ngga smua sama.. tapi buruknya semua kena.. :P

ubadbmarko
22 June 2008 - 10:10 am

Saya ga beri koment, cuma, ” SEKARANG TUGAS SAYA SELESAI, HEEE..HE..HE…, SUDAH BACA RAKYAT MERDEKA BELUM ?.

anno'
22 June 2008 - 1:11 pm

minta jajan naik juga ma bonyok lo…..bilang karena BBM naik ja… :D

ochim
22 June 2008 - 1:47 pm

memang pusing prend kalo memikirkan sana sini demo, semua pd mempertahankan prinsipnya masing2 ,,,, gak ada yg ngalah,,,
kayaknya 10 th kedepan Indo mau di bawa kearah mana yaa..
bingung juga nich,,

quelopi
22 June 2008 - 3:25 pm

ternyata masih setia sama angkot,

bbm naik uang jajan berkurang, sial !!!

zee
22 June 2008 - 5:38 pm

Demo ya boleh aja, tp musti teratur. Demo yg murni, jgn ada ditunggangi oleh oknum atau kepentingan tertentu.

regso
22 June 2008 - 7:51 pm

demo itu memperjuangkan sapa ya dit ?

zoel
23 June 2008 - 12:10 pm

jangan mabok ah,,,,,, :D

andy
23 June 2008 - 2:06 pm

Waduh harga dimana2 naik !!jadi pusing
glz komentar ya di andy15.wordpress.com

bayu
23 June 2008 - 2:23 pm

nikah kan nggak harus lulus dulu dit,.. :dance:

bedh
24 June 2008 - 6:05 am

hayo nikah dit sebelum lulus juga boleh, ntar kalo dah lulus nikah lagi aja
huhuhuhu

bedh
24 June 2008 - 6:06 am

perasaan dah comment deh tapi kok nggak muncul yah :-?
aneh deh
tapi cuek ah,

hai dit…
:)

Jumawa
24 June 2008 - 8:55 am

Go sepeda Go!!! :D

emyou
24 June 2008 - 4:30 pm

naikkan harga BBM!!

*dikejar massa*

Edi Psw
25 June 2008 - 2:21 pm

Sepakat! Subsidi yang terlalu besar, membuat kita menjadi malas.

Anggie
25 June 2008 - 8:39 pm

BBM? Waaah….

Btw, kalo BBM naik ke Rp. 25.000/Liter . Mahasiswa bakal ngapain ya? :P

didut
26 June 2008 - 11:18 am

#anggie: bakal gak ada yg kuliah krn angkot+bensin kemahalan :P

escoret
26 June 2008 - 8:10 pm

husettttt..panjang amirrrrr..!!!!

aku jago RUSIA..!!!!

ichaawe
29 June 2008 - 3:04 am

keknya dah saatnya niy saya belajar genjot speda..biarr hemat BBM :blush:

abee
29 June 2008 - 5:36 pm

no coment just wanna say….see u later ;-)
*pamit*

ghatel
30 June 2008 - 6:30 pm

semakin suramm…..

moerz
1 July 2008 - 12:41 pm

kelam papa… :((

theloebizz
2 July 2008 - 6:08 am

duehhh…..yg pengen buru2 lulus supaya cepet menuniakan sunnah rasul…
didoakeun cepet kelar = married = undang2 yaaaah ;)

anna
2 July 2008 - 9:09 am

Ohh… segitu panjang omelannya ujung2nya karena menyebabkan adit lulus kuliah nya terhambat ya??? dan otomatis lambat nikahnya… Sabar ditt…. tetep semangat donk.. Niez pasti tetap sabar juga kok hehehe

senny
2 July 2008 - 4:38 pm

jadi nggak jadi nikahnya ya???

lindaleenk
2 July 2008 - 7:40 pm

wah tumben ada sopir angkot yang bisa ngasih pendapat kayk gt.. :-? :-?

Elys Welt
4 July 2008 - 3:39 am

endingnya kok jadi masalah mau nikah
:D

zakiyah
4 July 2008 - 6:30 am

wah ternyata banyak list blogger kita yang ngebet nikah juga ya………
aku mau ikutan demo ah, aku mau bikin spanduk GD, gara-gara BBM naik, cintaku berat di ongkos, seharusnya pemerintah juga mensubsidi yang muda yang bercinta juga ya, kaya aQYu…… :blush:

Edi Psw
4 July 2008 - 10:17 am

Yang sabar, Mas.
Sabar…. sabar…

kw
4 July 2008 - 1:37 pm

selamat dit, kamu termasuk orang yang sabar, bisa menunda misuh sampai 3 minggu.

Ronggo
6 July 2008 - 4:01 pm

wah apa lagi gak di laksanakan t+baguus itu :D

-=«GoenRock®»=-
8 July 2008 - 10:30 am

Misuh kok ditunda, bisa jadi kutil itu /:) Bener katamu Dit, aksi demo yang ndak simpatik itu malah bikin suasana jadi tambah runyam. Aku sendiri kalau mau kekantor lewat UNAS. Setelah ada kejadian demo rusuh itu, jadi was-was kalau mau berangkat kekantor.

Blogingismylife
9 July 2008 - 2:24 am

Kalo minta excangelink leh kaga?

AngelNdutz
9 July 2008 - 9:43 am

kok nggak apdet2 sih mas?

Eka
9 July 2008 - 2:30 pm

Mikirin BBM mah gak ada abisnya…dari dulu yang ada naiiik terus turun mah nggak pernah….
lama gak bersua nih… :D

Amrul
9 July 2008 - 9:04 pm

pake sepeda saja… :D

Aki Herry
10 July 2008 - 7:35 am

Salam,
mo cek, kali2 ada premium murah..

Bambosi
13 July 2008 - 1:53 pm

perjuangan cintamu tu lochh, gak ada matinyaaa

bakhtiar
16 July 2008 - 6:10 pm

coba aja mahasisaw-mahasiswa itu menggantikan SBY-JK . Saya yakin mereka gak akan sanggup.hhrhehe

kw
17 July 2008 - 10:06 am

jadi sekarang update nya per bulan? :)

LieZMaya
18 July 2008 - 6:12 pm

weks busyet nich komennya banyak banget, BW gak jebol dit?

My
20 July 2008 - 12:31 pm

salam kenal…

Fany
22 July 2008 - 2:59 pm

aduh, liat tulisan dan komennya banyak banget jd bingung :-O

*baca lagi*
iya emang aksi sekarang jadi gak simpatik lagi, kesel juga…

ihduy
24 July 2008 - 4:21 pm

:D mending liat demo masak…

lam knal ya mas :D

qizink
30 July 2008 - 10:05 am

:dance: yang penting damai ah!

Kyu
1 August 2008 - 10:51 pm

adit… kangen….. :dance:

ika
4 August 2008 - 2:52 pm

wew yang punya blog kemana neh :D

Akhmad Guntar
14 August 2008 - 6:43 pm

Betul banget, Mas. Emg banyak mahasiswa yg justru salah kaprah ketika mengambil aksi. Ndak ngerti duduk permasalahan dan kondisi, langsung aja lakukan aksi seolah2 itu adalah solusi paling jitu dan lambang peduli. Padahal…. padahal… :(

Trackbacks & Pingbacks

[...] Ternyata benar kalo blog bisa dijadiin ajang biro jodoh… Mungkinkah mereka terinspirasi adit dan niez ya? Who’s next? Rangkuman [...]

Comments RSS | TrackBack Identifier URI

Leave a response


:D :( :blush: :(( :dance: :-* 8-| /:) :-O :-?