Disclaimer: Misuh-misuh yang tertunda hampir 3 minggu lamanya dan baru terpublish sekarang. Huhuhu…
Akhir-akhir ini saya dipusingkan dengan masalah idealisme mahasiswa. Sampai dengan saat ini pun ketika pemerintah telah mengumumkan kepastian kenaikan harga BBM, masih banyak saja aksi-aksi mahasiswa turun jalan.
Oh, saya akui bahwa saya juga seorang mahasiswa yang peduli dengan perkembangan berita. Tapi, kalau saya disuruh berbicara, jelas saya tidak mendukung dengan apa yang dilakukan kebanyakan kalangan yang amat berlebihan. Saya juga sadar bahwa kenaikan harga BBM berimbas pada semua sektor, dari yang kaya sampai miskin.
Tapi tidakkah kita mau memahami kondisi negara kita? Kalau kata dosen politik saya, subsidi minyak yang dikeluarkan pemerintah ialah subsidi yang paling besar jumlahnya dibanding dengan subsidi-subsidi lainnya. Di saat harga minyak dunia yang makin mahal per barelnya, amatlah tidak mungkin bila pemerintah mati-matian untuk tidak menaikkan harga BBM. Ya ya… Saya tahu bahwa suatu ketika pemerintah pernah berjanji tidak akan menaikkan harga BBM, tetapi kondisi sekarang ini memaksa pemerintah untuk melakukannya. Jangan buat negara susah hanya untuk mensubsidi BBM walau rakyatnya juga susah. Ah, saya ndak bisa menjelaskan lebih lanjut dan detilnya, tanya dosen aja sanah…
Read more
Posted by adit-nya niez at 12:59 pm - 685 views